Home > Thought and Opinion > Mengapa emas? (Bagian 2 dari 2)

Mengapa emas? (Bagian 2 dari 2)

Di postingan sebelumnya saya sudah menjelaskan alasan emas menjadi salah satu pilihan berinvestasi yang cocok untuk pemula, yaitu return yang cukup tinggi namun tidak diperlukan terlalu banyak ilmu untuk memulainya. Disini saya akan membahas pilihan investasi emas sehingga Anda dapat memilih mana yang paling cocok.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa dalam investasi emas, sama seperti jual beli uang asing, terdapat perbedaan harga jual dan harga beli yang disebut dengan spread. Besar spread itu sendiri bervariasi antara 1-30% tergantung jenis emasnya. Hal ini menjadi penting karena ketika Anda berinvestasi di emas, kenaikan harga emas hanya berarti bagi Anda setelah dikurangi spread. Sebagai contoh, apabila Anda membeli emas dengan spread 4% lalu setelah setahun harga emas naik 20%, maka keuntungan yang Anda peroleh jika menjual emas tersebut adalah 16%.

Nah, secara umum terdapat tiga pilihan investasi emas sebagai berikut:

1. Emas perhiasan

Sesuai dengan namanya, emas perhiasan berbentuk perhiasan yang digunakan oleh wanita – kalung, gelang, dan sebagainya. Tentu saja, kelebihan emas jenis ini adalah dapat dipergunakan sebagai aksesori untuk mempercantik penampilan. Namun, menurut saya emas jenis ini kurang tepat apabila digunakan sebagai sarana investasi. Hal ini disebabkan dalam perhiasan emas, biaya pembuatannya dibebankan kepada konsumen dalam bentuk spread yang tinggi, terutama jika perhiasan tersebut memiliki model yang langka atau sulit dibuat. Spread emas perhiasan bisa berkisar antara 6 – 30% tergantung kerumitan pembuatannya.

Kesimpulan: Emas bertipe perhiasan hanya cocok apabila Anda ingin sekaligus menggunakannya, namun konsekuensinya imbal hasil investasinya tidak setinggi emas lainnya.

2. Emas batangan

Merupakan emas yang dijual dalam bentuk batang/koin dengan ukuran bervariasi dari 1 hingga 1000 gram. Emas batangan memiliki spread bervariasi tergantung dari ukurannya, semakin besar maka spreadnya akan semakin kecil. Sebagai contoh, koin 1 gram memiliki spread ~12%, sedangkan batangan 100 gram atau lebih besar memiliki spread ~1%.

Kelebihan emas batangan adalah spread yang rendah terutama untuk batangan yang berukuran besar. Namun, tentu saja untuk memiliki emas batangan yang besar tentu dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

Emas batangan memiliki kelemahan soal likuiditas. Apabila Anda bermaksud berinvestasi dengan cara mencicil per bulan, tentu yang bisa Anda lakukan adalah membeli dalam ukuran kecil (misal 5 gram) dan oleh karena itu spread yang diperoleh cukup tinggi. Nah, apabila Anda mengumpulkan 10 koin 5 gram misalnya, dan ada teman Anda yang ingin membeli emas 50 gram, maka teman Anda tidak akan tertarik membeli 10 koin 5 gram. Ia akan lebih tertarik untuk membeli satu batang emas 50 gram. Dengan demikian, emas yang Anda beli akan sulit Anda jual kepada pihak lain selain toko emas.

Kesulitan likuidas juga akan muncul apabila Anda memiliki emas batangan berukuran besar (misal 250 gram). Jika Anda butuh mencairkan dana sebesar 10 atau 50 gram emas misalnya, maka Anda tentu tidak dapat menguangkan sebagian dari batangan 250 gram tersebut. Anda harus menjualnya terlebih dahulu, menarik sebagian uangnya, lalu membeli emas kembali seberat sisanya. Hal ini akan menyebabkan Anda harus menanggung spread yang timbul.

Kesimpulan: Emas batangan cocok jika Anda memiliki dana dalam jumlah besar (sebesar 100 gram emas atau lebih) yang benar-benar menganggur sehingga Anda tidak harus menjual hanya sebagian di masa yang akan datang.

3. Dinar

Dinar merupakan koin emas 22 karat seberat 4.25 gram yang digunakan sebagai standard dalam perekonomian Islam di masa lampau. Meskipun demikian, tentu saja siapa saja dapat menggunakan sarana investasi ini. Dinar memiliki spread sebesar 4% (lebih rendah daripada koin emas berukuran kecil, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan emas batangan berukuran besar).

Kelebihan dinar adalah soal likuiditas. Apabila Anda berinvestasi dengan mencicil per bulan, Anda dapat membeli 1-2 dinar per bulan. Setelah terkumpul cukup banyak dan Anda bermaksud menguangkan sebagian, Anda dapat menjual dinar sebanyak yang diperlukan.

Kelemahan dinar adalah spread yang lebih tinggi dibandingkan emas batangan. Namun, karena dinar adalah sebuah standard, maka dinar dapat dijual kepada teman Anda. Cara ini menguntungkan kedua belah pihak (Anda maupun teman Anda) karena dinar dapat diperjualbelikan dengan harga antara. Sebagai contoh, apabila Anda menjual dinar ke toko emas dengan harga 1,7 juta dan toko emas menjual dinar kepada teman Anda dengan harga 1,78 juta, maka Anda sebenarnya dapat langsung menjual dinar kepada teman Anda dengan harga 1,74 juta. Dengan cara seperti ini, spread yang semula 4% akan menjadi 2%.

Kesimpulan: Dinar cocok jika Anda berinvestasi dengan cara mencicil bulanan dan kemungkinan akan mempergunakan sebagian (tidak harus seluruhnya) di masa yang akan datang.

Nah, bagaimana dengan penyimpanan? Apabila Anda berinvestasi dalam jumlah besar dan lama, maka membeli safe deposit box sendiri boleh jadi pilihan. Dengan harga 2 juta rupiah satu kali saja, Anda dapat menyimpan ratusan bahkan ribuan gram emas. Namun, apabila Anda memulai dengan jumlah yang tidak terlalu besar, maka penyewaan safe deposit box di bank-bank boleh jadi pilihan. Dengan biaya sewa sebesar 200 ribu rupiah per tahun untuk ukuran kecil, rasa-rasanya sudah dapat menampung ratusan gram emas. Silakan diperhitungkan biaya penyimpanan ini setelah dikurangi dengan spread tadi untuk menentukan berapa biaya yang Anda toleransi untuk menyimpan.

Oh ya, lantas, bagaimana dengan saya sendiri – kemana saya berinvestasi emas? Karena saya berinvestasi emas dengan mencicil per bulan, saya berinvestasi dalam bentuk dinar. Saya pilih www.geraidinar.com karena layanannya yang menurut saya profesional. Saya dapat menyimpan dinar disana tanpa biaya, lalu setelah dinar saya terkumpul cukup banyak (diatas 15 dinar) dan untuk lebih yakin akan keamanan dinar saya, maka saya dapat meminta pihak geraidinar untuk mengirimkan dinar tersebut ke alamat saya untuk selanjutnya saya letakkan di safe deposit box bank. Setelah itu, kembali saya mencicil untuk membeli dinar lagi dan menyimpannya di geraidinar – demikian seterusnya. Geraidinar pun memiliki fasilitas mirip e-banking, dimana saya bisa melihat saldo dinar saya saat ini, mentransfer kepada pemilik dinar yang lain, dan beberapa layanan lainnya.

Diluar pilihan investasi diatas, masih ada sebenernya investasi emas secara tidak langsung seperti sistem kebun emas atau kontrak berjangka emas – saya tidak menganjurkan karena selayaknya investasi lain yang didasarkan pada hutang atau derivatif sangat rentan terhadap ketidakpastian dan risiko di luar kekuasaan kita. Investasi emas akan menjadi efektif apabila kita sendiri yang menguasai fisiknya secara langsung (terlepas dari metode penyimpanan yang dilakukan). Selamat berinvestasi :D

Advertisement
Categories: Thought and Opinion
  1. Fata
    March 29, 2011 at 9:28 am | #1

    Udah nyoba yang m-dinar.com blo jrin? pengen coba yang itu,cuma masih ragu”. Slama ini invest LM masih cash and carry..

    • March 29, 2011 at 9:29 am | #2

      m-dinar.com itu ya fasilitas dari geraidinar.com hehe.. udah setahun lebih saya jadi pelanggan disana dan so far ga ada masalah :)

  2. Fata
    March 29, 2011 at 10:33 am | #3

    Siip,,boleh dicoba tuh,,sayangnya, Dinar masih kena Ppn 10 %, klo LM engga..

    • March 29, 2011 at 10:35 am | #4

      kan PPN nya dibebankan di awal (dari antam ke agen), bukan ke pembeli.. jadi selisih harga jual beli ga ngaruh tetep 4 persen, karena ketika menjual pun yang dipake harga beli plus PPN :D

  3. Fata
    March 29, 2011 at 11:11 am | #5

    Dulu pernah beli Dinar di toko emas,tetep kena Ppn,,makanya jadi males lanjutin,:))..Tp utk invest kecil-kecilan Dinar emang oke :)

    • March 29, 2011 at 11:18 am | #6

      kalo beli dinar jangan di toko emas hehe.. mendingan langsung ke tempat jual beli dinar kayak geraidinar, wakala nusantara, dinarfirst :D

  4. April 2, 2011 at 12:58 am | #7

    halo, menurut anda berapa besar investasi emas bagi orang yang baru? bagaimana membelli emas secara online supaya terhindar dari pemalsuan?

    • April 2, 2011 at 1:25 am | #8

      Mungkin bisa dicoba sekitar 5-10 persen dari portofolio investasi Anda. Beli yang reputasinya terjamin dan ada sertifikatnya.

  5. April 5, 2011 at 11:13 am | #9

    mau tanya dong, spread dinar itu konstan 4%?apa semua spread emas batangan untuk tiap jenis gram-nya juga konstan?soalnya beberapa waktu lalu disarankan untuk lebih memilih membeli emas batangan walau dalam bentuk gram yang kecil..trims..

    • April 5, 2011 at 1:49 pm | #10

      as far as I know, dinar memang sekitar 4%. Mengenai spread emas batangan mungkin berbeda-beda tergantung tokonya, tapi intinya semakin besar, spread akan semakin kecil. angka yang saya gunakan diatas untuk emas batangan saya dapatkan dari goldgram.co.id

  6. April 18, 2011 at 12:13 pm | #11

    emas memang alat yg tepat untuk mengatasi inflasi. dengan emas yang relatif harganya naik tiap tahun akan menjaga mata uang yang kita simpan.

  7. April 24, 2011 at 11:59 pm | #12

    wahhh menarik – apa biasa di mulai dari yg kecil2 yah -

    trims info nya

  8. onsyr
    April 30, 2011 at 12:04 pm | #13

    setelah sebulan dari mengintip, akhirny br kebaca sekarang =P
    Oke pak Fajrin, segera saya dipertimbangkan..!!

  9. August 12, 2011 at 1:03 pm | #14

    wah menarik tentang penjelasan investasi pake emas nya :D sangat menjawab pertanyaan saya selama ini mengapa orang-orang dari dulu sampe sekarang berbondong-bondong beli emas *maklum saya sangat awam tentang masalah seperti ini*, ehehe…

    mungkin suatu saat bisa ku coba investasi ini, bung fajrin :)

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.