Posted by: Muhamad Fajrin Rasyid | 6월 15, 2008

About Handphone in South Korea

Setelah hampir tiga bulan berada di negeri ginseng Korea ini, akhirnya saya memiliki handphone (HP) juga. HP CDMA second bermerek LG dengan harga yang sangat murah apabila dibandingkan dengan di Indonesia – bandingkan saja, HP second dengan harga sekitar 200 ribu rupiah itu sudah dipersenjatai dengan 3G, kamera 1,3 megapixel, layar yang tampak lebih jernih dari HP saya di Indonesia (Sony Ericsson W810i), mp3 player, dan kamus English-Korea (hal ini yang menjadi syarat utama saya membeli HP disini, kakas untuk membantu menambah perbendaharaan kosakata Korea dengan cepat). Dan… introducing my handphone… :D

My Handphone ^_^

Sebentar sebentar, apakah postingan ini hanya untuk pamer HP? Haha, tentu saja tidak. Dibalik harga murah HP tersebut, tersimpan perjuangan berhari-hari melewati berbagai proses rumit yang harus dilalui. Mempunyai HP merupakan suatu hal yang sangat sepele di Indonesia, bahkan bagi penduduk asing, tetapi tidak di sini. Apa yang dibutuhkan untuk membeli HP di Indonesia? Miliki sejumlah uang, datang ke counter HP yang sudah sangat menjamur, beli dan pilih provider yang juga menjamur di sana. That’s it. Langsung kring. Tetapi hal yang sama tidak bisa dilakukan di Korea. Cukup dengan punya uang? Tidak. Bahkan, percaya atau tidak, untuk memiliki beberapa HP baru bahkan tidak memerlukan uang sama sekali, tetapi kita tetap tidak bisa mendapatkannya. Lho!!?? Maksudnya??

Hal yang menjadi syarat pertama untuk memiliki HP adalah memiliki kartu identitas yang jelas. Hahaha, harusnya saya sudah menduganya. Keaslian identitas memang menjadi penting karena telekomunikasi dapat disalahgunakan untuk banyak hal – penipuan atas nama, telepon dan sms bom, dan sebagainya. Di negara maju seperti ini, sepertinya hal semacam ini lebih penting daripada sekadar uang tunai yang tidak seberapa besar jumlahnya. Jadilah, untuk mendapatkan HP, kita perlu memiliki nomor KTP yang sudah teregistrasi di sistem pemerintahan Korea (kalau di Indonesia, seperti pernah disebut oleh Bapak Cahyana Ahmadjayadi dari Depkominfo, disebut National Identity Number – tetapi saya tidak tahu apakah sistem identitas tunggal ini sudah digunakan atau belum?).

Nah, berhubung saya adalah orang asing, saya harus memiliki kartu identitas penduduk asing yang bernama cukup unik, Alien Registration Card (hahaha, berasa berasal dari planet lain saja). Proses mengurus Alien Card ini pun cukup rumit dan harus mengisi berbagai formulir (bukannya bertele-tele seperti di Indonesia, tetapi memang cukup banyak data yang harus dimasukkan, sampai-sampai riwayat kesehatan termasuk operasi apa saja yang pernah kita lakukan).

Baiklah, setelah memiliki kartu penduduk Alien Card tadi, hal yang perlu dilakukan setelahnya adalah memilih jenis pembayaran telepon, prabayar atau pascabayar. Tadinya teman saya si entrepreneur ulung, Zaki, mengira bahwa sistem prabayar hanya ada di Indonesia, tetapi ternyata tidak demikian adanya. Di sini, prabayar memiliki keuntungan tidak perlu membayar biaya abonemen setiap bulan, tetapi memiliki kerugian HP baru yang memiliki support terhadap prabayar sangat mahal (di atas 500.000 won atau 5.000.000 rupiah, FYI 1 won = Rp 10,-) sehingga pilihan yang sangat mungkin adalah membeli HP second. Pascabayar memiliki keuntungan HP baru yang mensupport sangat murah, bahkan hampir 50% diantaranya gratis, tetapi kerugiannya adalah, kita harus membayar biaya abonemen per bulan yang besarnya 10.000 sampai 15.000 won – tentunya ini belum termasuk pulsa yang kita bayar.

Nah, jika kita ingin memiliki HP bersistem pascabayar, kita harus berlangganan selama minimal 3 bulan, sehingga dengan membayar biaya abonemen untuk 3 bulan (tiga kali 10.000 won atau 30.000 won), kita bisa mendapatkan HP pascabayar tadi (banyak HP baru berharga 0 – 50.000 won). Namun, tentu saja penambahan biaya abonemen pada HP pascabayar itu berarti biaya yang kita keluarkan per bulan akan sangat mahal T_T. Padahal, survey ke beberapa masyarakat di sini, sebagian dari mereka hanya menggunakan pulsa sebesar 10.000 won. Artinya, biaya pulsa yang perlu dikeluarkan tiap bulan adalah dua kali pulsa apabila menggunakan HP prabayar.

Selain itu, untuk mendapatkan HP pascabayar ini, kita perlu melakukan prosedur lain lagi yaitu membuka rekening tabungan kita di bank. Biasanya apabila saldo rekening kita kecil, mereka akan menolak untuk menjual HP tersebut kepada kita. Biasanya yang menjadi patokan adalah rata-rata biaya abonemen dan pulsa selama 12 bulan. Sehingga, meskipun kita bisa memperoleh HP pascabayar dengan sangat murah bahkan gratis, kita perlu memiliki saldo tabungan sebesar 12 kali (biaya abonemen + biaya pulsa rata-rata) = 12 x (10.000 + 10.000) = 240.000 won.

Atas pertimbangan itulah, saya memutuskan untuk membeli HP prabayar second di atas. Tidak apalah bukan barang baru, yang penting kan fungsionalitas dan efektivitasnya hehehe. Lalu, apakah masalahnya selesai? Ternyata tidak juga. Perlu diketahui bahwa ternyata sebagian besar HP di Korea bersifat bundled (apa ya bahasa Indonesianya? dipasang) dengan provider telekomunikasi yang ada (ada tiga provider besar di sini, serupa Telkomsel dan Indosat di Indonesia, yaitu LG Telecom, KTF, dan SK Telecom). Dengan demikian, si HP tidak dipasang kartu seperti di Indonesia, melainkan sudah terpasang semacam electronic chip di dalamnya yang menandakan provider apa yang dimiliki HP itu. Perhatikan gambar HP saya sekali lagi, terdapat tulisan LG Telecom di bagian atas HP tersebut bukan? Nah, itu berarti HP saya ya hanya bisa menggunakan provider tersebut.

Selanjutnya, tentu saja mengaktifkan HP tersebut. Sebelumnya, saya mengira untuk menggunakan HP tersebut saya cukup membeli nomor (kartu perdana) di counter counter yang juga tersebar seperti di Indonesia. Ternyata, counter counter tersebut hanya berfungsi sebagai service center. Untuk memperoleh nomor agar kita bisa menggunakan HP tersebut untuk berkomunikasi, kita perlu pergi ke LG Telecom center dan melakukan registrasi – mengisi berbagai lembar informasi. Nah, karena saya membeli HP di hari libur, saya harus menanti hingga hari kerja -_-. Dan akhirnya, pada hari kerja saya pergi ke sana, mengisi berbagai lembar informasi dan memperlihatkan Alien Card saya untuk meregistrasi, akhirnya saya memperoleh nomor juga, which is +82 10 5805 2070 (Hehe, tidak perlu disensor ah, sepertinya tidak ada juga yang mau iseng terhadap saya – buat para pembaca yang ingin mengirim sms atau menelepon saya, silakan menghubungi nomor tersebut). Untungnya, saya tidak perlu membayar biaya sama sekali, cukup membayar pulsa perdana sebesar 10.000 won. Dan akhirnya, HP saya kring juga.

Kring… “여보세요?” (dibaca “yeoboseyo?” yang berarti “halo?”).. Nb: sebenarnya bunyinya bukan kring sih, hahaha.

Finally it becomes easier to communicate… No doubt that it plays important role in our lives, doesn’t it?


Responses

  1. hehe… hampir persis seperti yg aku ceritakan ke kamu 3 tahun yg lalu syid ^^
    ternyata systemnya hampir sama ya antara jepang dan korea. ^^
    perbedaannya kalau di sini tdk perlu diperiksa kartu tabungannya, di sini hp prabayar ada tetapi sangat jarang jumlahnya dan kebanyakan kualitasnya jelek dan pulsanya mahalnya minta ampun(bulan yg lalu baru saja ngantar teman dr pakistan beli hp pra bayar), terus kalau di sini lebih rumit dan cukup banyak jenis2 kontrak dg provider yg ada, terus di sini sabtu minggu toko provider buka, bahkan ada satu kantor yg buka 24 jam..
    kalau prabayar kayaknya hampir negara2 di setiap benua memakai system ini deh…. ya udah…
    terakhir syid udah belon iphone dijual di situ…?
    katanya sih di sini bulan depan mungkin udah mulai dijual…(jadi pingin padahal kemarin baru saja ganti hp karena rusak ^^)

    Fajrin Rasyid : Setuju itu mas, kontrak kontraknya disini luar biasa banyaknya… Yang kusebut minimal tiga bulan itu kontrak paling sederhana tuh… ada yang kudu satu tahun, dan semacamnya… iphone belum sempet ngecek-ngecek mas, entar ditanya-tanyain deh

  2. HARE GENE BARU PUNYA HAPE???

    Fajrin Rasyid : Iya om… baru punya hape nih… baru punya di negeri orang tapi… ga pake +62… hahaha…

  3. HP di Korea nih memang mantap… Hehehe… Repotnya…
    Tapi, walau berat perjuangannya… worthed banget! :D

    salam kenal… lagi berjuang di korea juga nih? :) fighting!

    Fajrin Rasyid : Betul… luar biasa repot… Di Seoul lebih repot apa lebih gampang daripada di Daejeon sini mbak? Betul juga worthed hehehe… sering make kok… sering make buat nerjemahin kata, hahaha… Yup, lagi berjuang di Korea sini, di Daejeon University tepatnya… azawa fighting!

  4. Wah selamat ya atas perjuangannya mendapatkan HP “baru”

    :)

    Fajrin Rasyid : Hahahaha… terima kasih mas… iya nih… senangnya punya HP “baru” (ikutan pake kutip :P )

  5. YOOOOOOOW….

    whoaaa…
    keren jin itung2annya (^_^)
    Farjin banget itu….

    di sini si lebih banyak yang Pascabayar, dan jenis hape keknya ga ngaruh, carinya gratisan aja (^_^)
    yukks… kita telp2an… ho ho ho

    @stunecity
    sayangnya katanya iPhonenya bakal cuma “softbank” ya? kan “saat ini” sinyalnya dikit.

    Fajrin Rasyid : Hahahaha… prinsip ekonomi dimanapun harus tetap dipegang dong Van :D emang bener sih, pascabayar lebih banyak, lebih praktis sih… ga perlu isi ulang… cuman dipotong otomatis aja dari tabungan… tapi ya itu… diitung itung lebih mahal hahaha..

  6. mana bro review BREW nya…belum ada ya…

    Fajrin Rasyid : Sabar sabar… baru juga dibeli… belum diutak atik hehehe…

  7. @Ooze
    yups, si docomo kalah perang sama softbank.. hehe..

    stunecity
    #pemakai softbank 1.00 – 21.00 jst free call between the same carrier^^

    Fajrin Rasyid : aduh ni orang malah komentar disini lagi… sana hubungi langsung aja si ivannya :D

  8. YOOOOOOOW…..

    @stunecity
    percuma telp gratis kalo ga ada sinyal (^_^)
    ga bisa dipake… jadi maenan ajah… ho ho ho ho (^_^)

    ** lha jadi numpang chatting Jin… hi hi (^_^) **

    Fajrin Rasyid : Iya nih…. Ooze dan stunecity, kalian sudah saling mengenal kan? ini lagi ngehabas hape korea ya, catet :D

  9. @Ooze
    kasihan ya yg daerahnya ga dpt signal softbank…
    daerahku walaupun ditengah2 pegunungan kuat tuh signal SBnya hehe

    Fajrin Rasyid : Gyaaaaa…. ini lagi… masih aja ditanggepin… tapi iya sih, mau di gunung mau di hutan kek, yang penting sarana komunikasi memang sangat membantu kita yah, hehehe…

  10. YOOOOOOOW….

    @Stunecity
    wah ga tau ya dapet pa ga…
    soalnya ga pake softbank si (^_^)

    cuma sering denger aja sama anak2, temen, ato orang yang pake, pas jalan2 gitu, di kereta, dll. trus pas mo pake telp suka keliling2 dulu cari sinyal, ato suka keputus sendiri kalo nelp sambil jalan…
    ndak benri kan gitu.. (^_^)

    Ga tau si ya gmana rasanya, secara yg gw pake sampe saat ini aman2 aja tu.. dimana2 mo telp, email2an ato browse2an, no problemo tu.. mo sambil jalan, di kereta, sambil mendaki gunung lewati lembah alhamdulillah lancar2 aja… (^_^)

    ** nah lho jin.. beneran chatting ini **

    Fajrin Rasyid : Ini mah bukan chatting… soalnya kan asynchronous… hahahaha… Tapi emang dasar kalian edan, posting sendiri sana di salah satu blog kalian, terus debat sendiri tentang hape di jepang, hehehe… BTT ah, ini topik ngebahas hape di korea :D

  11. annyonghaseyo
    jal deleseyo
    om………………..
    kok hp nya jelek sich
    bagusan yang disini dech………..he………………….
    ribet banget ya ternyata kalau mau HP di negeri seberang
    kalau diberlakukan di indonesia, tarpara mahasiswa bakalan gak punya HP donk (karenagak bisabeli no perdana yang sekali pake……….he……)
    semangat om.
    iyagiheboseyo dehakkyo hangguk imnika? krim ke e-mail ya?
    arget-semnikka?
    macyot-semnida
    gyongrye
    wasssalamualaikum, wr, wb

    Fajrin Rasyid : Ah sirik aja nih… menurut saya tampilannya lumayan kok… apalagi fungsionalitasnya… apalagi harganya yang murah… mantap lah itu hehehe… iya nih om, rumit… biar gak banyak tindak kejahatan pake hape nih… ibeon jue siheomeun isseoyo… mani issemnida… kerom, daeum jue, ye? annyeong :D

  12. annyeong haseyo..

    ih bikin iri deh..

    btw fajrin orang mana??jawakah ato apa gitu??

    gimana si caranya ikutan student exchange??

    aku tu piiinnngggiiinnn banget ke korea..(duh merinding waktu nulis korea),,,

    aku tu suka musiknya, suka culturenya, suka ekpsresi orang korea,,

    doain aja sebelum umur 25 aku uda bisa ke korea,,,(harus…hwaiting!!!!)

    Fajrin Rasyid : annyeonghaseyo (안녕하세요)… aku orang Sunda, besar di Jakarta, tinggal lama di Pekalongan (Jawa Tengah)… cukup menjawab? hehehe.. caranya sih waktu itu ada pengumuman di kampus, iseng-iseng nyoba masukin aplikasi, eh diterima :D yup, semoga berhasil ya, kalo dalam waktu dekat ke koreanya, nanti saya sambut deh :D

  13. assalamualaikum
    annyeonghaseyo^^

    salam kenal yaaa mas. eh, Fajrin Oppa. hehe^^ wah,kebetulan bgt nih. kenalkan, aku nurul. tadi lg cari2 info gmn caranya bisa beli hp di korea. Soalnya Insya Allah ntar aku mo ke korea juga dalam waktu deket ini. Untung banget aku ketemu blog ini.

    Wuih,ternyata emang ribet bgt yaa. Brarti kalo aku yang cuman turis gitu, gak bisa dong punya hp selama berada disana. Trus,komunikasinya gmn donk? Ntar kalo aku dah sampe sana and mo komunikasi sama temen2ku yang ada di Korea, masa harus pake telpon umum mulu? Meskipun kita bawa hp dari indonesia, tetep ga bisa dong pake no.sana. Secara syarat2nya susah bgt ky gitu. hehehe

    Kalo pake simpati ato indosat sih bisa aja buat sms selama di Korea. Tapi kan kalo ntar aku nelpon ato ditelpon, biaya roamingnya pasti bengkak banget. Mohon sarannya ya Mas. Bingung nih soalnya. Thanx^^

    ps : my email —> nuruluna_1810@yahoo.com

    Fajrin Rasyid : dijawab via email ya :D

  14. GILA!!!pengen banget ke korsel.br tahu susah bgt punya hp di sono. gak kayak difilm-y. kirim2 info dong ke mail ku k4jol21@yahoo.co.in

  15. wahh, ribet banget ya. July ini gw bakal ke korea. Aku pengen banget haptic anycall.
    Kl turis gitu gak bisa beli hp? buat dipakai di Indonesia gimana?

    thanks
    lyctvxq@hotmail.com

  16. kebetulan nih ada yang tgl d korea
    wahh ada yang tau hp LG cyon Lollipop gak..?
    fiturnya bagus gak..?

  17. hey ya…
    pny FB ga??
    hohohho..

  18. aku jg pengen punya HP yang ad huruf koreanya,tp di Indonesia ad nggak ya?apa kamu tahu HP di Indonesia yang ada bisa nulis pesan dengan huruf korea?

  19. @karol:
    info apa nih?

    @linda n dinda:
    waduh.. aku ga tau segitunya soal fitur n tipe hape hehe…

    @Tiffany:
    add FB ku di mfrasyid1[at]yahoo[dot]com ya..

    @rina:
    hum… sejauh ini belum nemu sih aku, hehe.. kalo ada, share ya…

  20. Assalamu’alaikum wr. wb..
    Annyeong haseyo..
    Aduhh,aduhh..
    Waw sampe sgt’a mw pny hp az d k0rea.
    Aq mw nhe ksna tp insya ALLAH stlah lu2s lngsng k k0rea.
    Tp mslh’a klo smpe sgtunya mw pny hp az,gmn tr klo bwt hbngin kluarga nti..
    Oy share tentang k0rean and sekitarnya ma aq y via email az..
    Kamsahamnida.

  21. Assalamu’alaikum wr. wb..
    Annyeong haseyo..
    Aduhh,aduhh..
    Waw sampe sgt’a mw pny hp az d k0rea.
    Aq mw nhe ksna tp insya ALLAH stlah lu2s lngsng k k0rea.
    Tp mslh’a klo smpe sgtunya mw pny hp az,gmn tr klo bwt hbngin kluarga nti..
    Oy share tentang k0rean and sekitarnya ma aq y via email az..
    Ni email q “rhiea.rahmah@yahoo.co.id”
    kamsahamnida.

    @Rhiea:
    ga susah kok, asal sesuai prosedur yang sudah ada (minta ditemenin temen korea aja biar ga ribet :D )

  22. hi my name is restanto i come from bandung, boleh nanya gak? kalau jika kita pergi ke korea dan menjadi penduduk tetap di sana itu seribet di indonesia? kalau boleh tau boleh gak bantu saya untuk belajar bahasa korea, saya sudah belajar bahasa jepang tapi saya jadi kurang berminat lagi karena ada beberapa faktor yang saya tak diizinkan lagiii Y_Y tapi karena itu saya ingin mencoba bahasa korea dan itu membuat saya tertantang dan saya ingin dapat tinggal di sana, that my dream so can you help me……… please…..????? saya masih kelas 3 SMA salam kenal…

  23. hi my name is restanto i come from in bandung, indonesia saya baru berumur 17 thn salam kenal (dozoyoroshiku) sory gak bisa bahasa korea jadi pakai bahasa jepang tapi kamu bisa bahasa jepangkan?? ya paling sedikit2. oh ya can you help me about something? that is i want life stay in there but i must go on my study… yah… jadi bisa kan bantu teman mu ini supaya ada teman aja yang berasal dari indonesia. n malasah mu itu mememang berat tapi itu semua adalah perjungan untuk mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan. oh ya apa kamu ngfans dengan rain bi, kim kibum, shin min ah,and kim sang bum????? that my all fansssss oh ya this is my e-mail (frestanto@yahoo.co.id) contac me ok tahnks, arigatougozaimasu ^_^

    @restanto:
    setauku ga ribet untuk jadi warga negara korea, tapi detailnya seperti apa aku kurang tau… aku cuma tau bahwa salah satu caranya, yang paling mudah yaitu, menikah dengan orang sana lalu hidup dan setaun kerja disana, otomatis jadi warga negara korea deh… gampang banget kan… kalo ada orang korea yang mau nikah ama kita tapinya :P

  24. lagi ngapain sih aku pengen tau


Leave a response

Your response:

카테고리